Standar Pemeriksaan Keuangan Negara

Untuk melakukan suatu pemeriksaan pengelolaan keuangan negara diperlukan suatu standar yang mengatur dan menjadi pedoman dalm praktik sesungguhnya. Standar Pemeriksaan dibuat untuk menjaga profesionalitas dalam pelaksanaan dan pelaporan pemeriksaan baik pemeriksaan keuangan, kinerja, serta pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Standar pemeriksaan keuangan negara muncul atas dasar dari UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dan UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.

SPKN ini berlaku untuk semua pemeriksaan yang dilaksanakan terhadap entitas, program kegiatan serta fungsi yang berkaitan dengan pelaksanaan pengelolaan dan tanggung jawab Keuangan Negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

SPKN berlaku bagi BPK atau akuntan publik serta pihak lain yang diberi amanat untuk melakukan pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara untuk dan atas nama BPK. SPKN juga dapat menjadi acuan bagi aparat pengawasan internal

SPKN merupakan patokan bagi pemeriksa. Pemeriksa adalah profesi yang bernaung dibawah organisasi pemeriksa. Organisasi pemeriksa dijalankan oleh manajemen organisasi. Inilah karakter khusus dari suatu organisasi pemeriksa sebagai organisasi profesi yaitu dibangun dengan dualisme jalur. Jalur pertama yang menjalankan peran utama keberadaan organisasi selanjutnya kita sebut sebagai jalur profesi, sedangkan jalur kedua adalah jalur pengerak/ manajemen organisasi yang selanjutnya kita sebut sebagai jalur struktur. Kedua jalur ini jelas berbeda namun tetap saling beririsan sehingga sulit untuk dipisahkan ibarat seperti dua sisi mata uang. Namun, ketika dua jalur ini sudah berbaur dan tidak lagi dapat dibedakan maka organisasi profesi berada pada titik kronis.

Standar Pemeriksaan Keuangan Negara ditetapkan dengan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2007 yang berlaku sejak 7 Maret 2007.

      Pernyataan Standar Pemeriksaan (PSP)

PSP 01 : STANDAR UMUM
PSP 02 : STANDAR PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KEUANGAN
PSP 03 : STANDAR PELAPORAN PEMERIKSAAN KEUANGAN
PSP 04 : STANDAR PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KINERJA
PSP 05 : STANDAR PELAPORAN PEMERIKSAAN KINERJA
PSP 06 : STANDAR PELAKSANAAN PEMERIKSAAN DENGAN TUJUAN TERTENTU

PSP 07 : STANDAR PELAPORAN PEMERIKSAAN DENGAN TUJUAN TERTENTU
SPKN saat ini menjadi standar pelengkap dalam proses pelaksanaan tugas profesi yang ada. Selama ini sektor swasta tampak lebih maju di bandingkan sektor publik. Dalam pengelolaan keuangan sektor privat telah dikenal Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan di bidang pemeriksaannya telah dikenal Standar profesional Akuntan Publik (SPAP) yang keduanya telah diterbitkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) sebagai organisasi profesi yang ada dan diakui sampai saat ini.

 

Masalah dalam Penerapan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara

–          Anggota akuntan publik atas nama BPK akan mengalami dilema ketika dihadapkan pada dua standar mengikat yang harus dipatuhi

–          Hasil pemeriksaan dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) tidak dipublikasikan yang dapat dilihat oleh khalayak umum layaknya Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan

–          Standar pelaporan informasi rahasia belum mempunyai sanksi yang tegas untuk menindak pelaku atau pihak yang membocorkan informasi tersebut. Seperti dalam kasus Bank Century yang sampai saat ini

 

Penerapan atas SPKN kadang memungkinkan terjadi pebedaan interpretasi dalam memahami SPKN. Dari semua perbedaan yang taerjadi maka pendapat atau interpretasi pihak penyusunalah yang harus diunggulkan. Oleh karenanya diterbitkan interpretasi atas SPKN. Terhadap kondisi yang sedang berkembang dan belum diatur dalam SPKN, sambil menunggu perbaikan atau tambahan untuk SPKN, dapat dibuatkan dulu Buletin atas hal ini.

Beberapa karakteristik SPKN, yakni:

(1)   Merupakan harmonisasi dari berbagai peraturan perundangan yang berkaitan dengan keuangan negara.

(2)   Bukan sesuatu yang langsung benar, atau hanya bersifat benar sementara, sehingga mengalami pembaharuan sepanjang waktu.

(3)   Menggunakan paradigma multidimensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s