Rangkuman Pengadaan Barang atau Jasa

Pengadaan Barang atau Jasa

Tujuan
1. Harga kompetitif ( tidak terlalu mahal / murah )
2. Jumlah dan mutu yang sesuai
3. Waktu yang sesuai

Prinsip
1. Efisien – sesuai dengan anggaran
2. Efektif – dibutuhkan masyarakat
3. Terbuka dan bersaing :
– swakelola
– rekanan
– mengajak pihak luar untuk bekerja sama, tidak boleh pemerintah yang menunjuk
– pihak luar memberikan layanan yang bersaing supaya dapat bekerja sama dengan pemerintah
4. Transpatran – diketahui masyarakat
5. adil atau tidak diskriminatif – tidak mengecilkan peluang pihak tertentu
6. akuntabel – keadaan pengadaan dapat dipertanggungjawabkan pemerintah sesuai dengan perencanaan dan penganggaran

Tujuan Kebijakan
1. Belanja melalui pengadaan barang dan jasa
a. pendekatan dan pengaturan lingkungan usaha pengadaan
b. pendekatan pengaturan proses
c. lebih efisien

Problem
1. Inefisiensi, karena :
– proses yang tidak sederhana
– persaingan tidak sempurna dalam suatu lingkungan usaha
– rendahnya daya saing barang atau jasa domestik
2. Lemahnya daya saing, karena :
– belanja yang inefisien dan inefektif
– kurang termanfaatkannya belanja sebagai pasar bagi usaha domestik pada bidang usaha yang efek penggandanya besar
– kurang mendorong keinginan peningkatan kemampuan usaha
– pasar yang pasti untuk tumbuhnya usaha baru
3. Governance atau pemerintah tidak transparan, karena :
– transparasi bagi semua stakeholder
– partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam rangka check and balances
– akuntabilitas

Lingkungan Strategis
1. Demokratisasi ( partisipasi seluruh pihak )
2. Otonomi daerah
3. Liberalisasi perdagangan ( kerjasama luar negeri )

Faktor Pendukung untuk Pengadaan
1. Legal framework – peraturan perundangan memadai
2. Human resources – sumber daya manusia mencukupi
3. Institutional – lembaga yang mengawasi

Pengadaan
1. Swakelola ( dilakukan sendiri )
Contoh : membeli bibit dan mendistribusikan sendiri
2. Membeli
3. Rekanan

Sumber Potensial Korupsi
– pemberian suap
– pemalsuan atau fraud
– penyalahgunaan jabatan
– pertentangan kepentingan
– pilih kasih
– komisi, nepotisme, kontribusi, sumbangan ilegal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s